Selamat Jalan A…

14 July 2009 by amasykur

gambar kuburan

Ahad, 12 Juli 2009 merupakan hari kelabu bagiku. Tepatnya pukul 17.15 wib, ketika handphone berdering membawa kabar tentang kakak tertua saya. Serasa disengat aliran listrik, sipemberi kabar menyampaikan bahwa Ahmad Amiludin telah tiada. Ya… kakak saya yang paling tua telah dipanggil Allah swt tuk meninggalkan alam fana ini. Diusia 50 tahun, kakak telah meninggalkan alam dunia yang sementara ini.
Memang, tanda-tanda kematian telah Allah tampakkan kepada sanak family. Tepatnya di bulan Juni 2006, ketika dokter spesialis penyakit dalam RS. Hasan Sadikin (RSHS) memvonis bahwa kedua ginjal kakak sudah tidak berfungsi. Hal ini berakibat selama 3 (tiga) tahun kebelakang kakak bolak-balik Subang RS. Hasan Sadikin Bandung setiap senin dan kamis untuk cuci darah.

Kondisi almarhum semakin parah sejak 5 Juli 2009, ketika stroke menyerang dirinya. Almarhum jatuh dengan tensi darah 230, ada pembuluh darah yang pecah di otak. Sejak itu kakak dirawat di RSHS Bandung. Sebelum akhirnya Ahad 12 Juli pukul 17.10 bertepatan dengan tanggal kelahiran almarhum Bapak, Allah swt memanggil kakak. Panggilan yang pasti akan didengar oleh setiap insan, tanpa bisamenolaknya.

Almarhum adalah sosok pekerja keras. “Meskipun sakit, beliau masih terus bekerja tanpa rasa lelah,” Demikian ungkapan kepala UPTD Dinas Pendidikan Kec. Cijambe. Sosok yang disegani (kadang ditakuti juga) oekh anak-anak dan adik-adiknya.
Diakhir hanyatnya, almarhum meninggalkan seorang istri dan 4 (empat) orang anak. Semoga mereka bisa tabah dan sabar menerima kenyataan ini. Dan selalu mendo’akan ayahnya, karena do’a merekalah (anak-anak sholeh) yang akan sampai kepada almarhum.

Selamat jalan Aa, semoga tenang dalam tidur panjang. Semoga Allah menerima semua amal ibadah Aa dan mengampuni segala dosa per dosa. Allahummaghfirlahu warhamhu wa ‘aafiihi wa’fu ‘anhu ….

One Response to “Selamat Jalan A…”

  1. annas says:

    Inna Lillah wa Inna Ilaihi rajiun…..

    Tuhan Maha Penepat Janji, tak lengah meski sedetikpun.
    tapi anehnya koq masih aja ada orang yang songong dan belagu, emabt sana-embat sini, sikat sana-sikat sini

Leave a Reply

Sekilas Berita