<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Agus Masykur R. &#187; Istinbat</title>
	<atom:link href="http://agusmasykur.net/category/artikel/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://agusmasykur.net</link>
	<description>agus masykur, DPRD Subang, Pemkab Subang, Ciater Subang</description>
	<lastBuildDate>Wed, 03 Aug 2011 15:08:03 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.4</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Inilah Isi Protokol Zionis Versi Mayer Amshell Rothschild</title>
		<link>http://agusmasykur.net/2009/08/30/inilah-isi-protokol-zionis-versi-mayer-amshell-rothschild/</link>
		<comments>http://agusmasykur.net/2009/08/30/inilah-isi-protokol-zionis-versi-mayer-amshell-rothschild/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 30 Aug 2009 00:16:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>amasykur</dc:creator>
				<category><![CDATA[Istinbat]]></category>
		<category><![CDATA[Protokol yahudi]]></category>
		<category><![CDATA[sepak terjang Yahudi]]></category>
		<category><![CDATA[Zionis Israel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agusmasykur.net/?p=274</guid>
		<description><![CDATA[Bagi temen-temen ingin mengetahui tentang sepak terjang di jagat raya ini, berikut ini dipaparkan Protokol Zionis versi Mayer Amshell Rothschild yang disusun tahun 1773 di Judenstrasse, Frankfurt, Jerman. Protokol ini terdiri dari 25 Butir, yang kemudian dibeberkan dalam Konferensi Zionis I tahun 1897 di Swiss.  Mudah-mudah ada manfaatnya.

Manusia itu lebih banyak cenderung pada kejahatan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><img class="alignleft size-full wp-image-190" title="kitabYahudi" src="http://agusmasykur.wordpress.com/files/2009/08/kitabyahudi.jpg" alt="kitabYahudi" width="67" height="100" />Bagi temen-temen ingin mengetahui tentang sepak terjang di jagat raya ini, berikut ini dipaparkan Protokol Zionis versi Mayer Amshell Rothschild yang disusun tahun 1773 di Judenstrasse, Frankfurt, Jerman. Protokol ini terdiri dari 25 Butir, yang kemudian dibeberkan dalam Konferensi Zionis I tahun 1897 di Swiss.  Mudah-mudah ada manfaatnya.</p>
<ol style="text-align:justify;">
<li>Manusia itu lebih banyak cenderung pada kejahatan ketimbang kebaikan. Sebab itu, Konspirasi harus mewujudkan ‘hasrat alami’ manusia ini. Hal ini akan diterapkan pada sistem pemerintahan dan kekuasaan. Bukankah pada masa dahulu manusia tunduk kepada penguasa tanpa pernah mengeluarkan kritik atau pembangkangan? Undang-undang hanyalah alat untuk membatasi rakyat, bukan untuk penguasa.<span id="more-274"></span></li>
<li>Kebebasan politik sesungguhnya utopis. Walau begitu, Konspirasi harus mempropagandakan ini ke tengah rakyat. Jika hal itu sudah dimakan rakyat, maka rakyat akan mudah membuang segala hak dan fasilitas yang telah didapatinya dari penguasa guna memperjuangkan idealisme yang utopis itu. Saat itulah, konspirasi bisa merebut hak dan fasilitas mereka.</li>
<li>Kekuatan uang selalu bisa mengalahkan segalanya. Agama yang bisa menguasai rakyat pada masa dahulu, kini mulai digulung dengan kampanye kebebasan. Namun rakyat banyak tidak tahu harus melakukan apa dengan kebebasan itu. Inilah tugas konspirasi untuk mengisinya demi kekuasaan, dengan kekuatan uang.</li>
<li>Demi tujuan, segala cara boleh dilakukan. Siapa pun yang ingin berkuasa, dia mestilah meraihnya dengan licik, pemerasan, dan pembalikkan opini. Keluhuran budi, etika, moral, dan sebagainya adalah keburukan dalam dunia politik.</li>
<li>Kebenaran adalah kekuatan konspirasi. Dengan kekuatan, segala yang diinginkan akan terlaksana.</li>
<li>Bagi kita yang hendak menaklukkan dunia secara finansial, kita harus tetap menjaga kerahasiaan. Suatu saat, kekuatan konspirasi akan mencapai tingkat di mana tidak ada kekuatan lain yang berani untuk menghalangi atau menghancurkannya. Setiap kecerobohan dari dalam, akan merusak program besar yang telah ditulis berabad-abad oleh para pendeta Yahudi.</li>
<li>Simpati rakyat harus diambil agar mereka bisa dimanfaatkan untuk kepentingan konspirasi. Massa rakyat adalah buta dan mudah dipengaruhi. Penguasa tidak akan bisa menggiring rakyat kecuali ia berlaku sebagai diktator. Inilah satu-satunya jalan.</li>
<li>Beberapa sarana untuk mencapai tujuan adalah: Minuman keras, narkotika, perusakan moral, seks, suap, dan sebagainya. Hal ini sangat penting untuk menghancurkan norma-norma kesusilaan masyarakat. Untuk itu, Konspirasi harus merekrut dan mendidik tenaga-tenaga muda untuk dijadikan sarana pencapaian tujuan tersebut.</li>
<li>Konspirasi akan menyalakan api peperangan secara terselubung. Bermain di kedua belah pihak. Sehingga Konspirasi akan memperoleh manfaat besar tetapi tetap aman dan efisien. Rakyat akan dilanda kecemasan yang mempermudah bagi konspirasi untuk menguasainya.</li>
<li>Konspirasi sengaja memproduksi slogan agar menjadi ‘tuhan’ bagi rakyat. Dengan slogan itu, pemerintahan aristokrasi keturunan yang tengah berkuasa di Perancis akan diruntuhkan. Setelah itu, Konspirasi akan membangun sebuah pemerintahan yang sesuai dengan Konspirasi.</li>
<li>11. Perang yang dikobarkan konspirasi secara diam-diam harus menyeret negara tetangga agar mereka terjebak utang. Konspirasi akan memetik keuntungan dari kondisi ini.</li>
<li>Pemerintahan bentukan Konspirasi harus diisi dengan orang-orang yang tunduk pada keinginan konspirasi. Tidak bisa lain.</li>
<li>Dengan emas, konspirasi akan menguasai opini dunia. Satu orang Yahudi yang menjadi korban sama dengan seribu orang non-Yahudi (Gentiles/Ghoyim) sebagai balasannya.</li>
<li>Setelah konspirasi berhasil merebut kekuasaan, maka pemerintahan baru yang dibentuk harus membasmi rezim lama yang dianggap bertanggungjawab atas terjadinya semua kekacauan ini. Hal tersebut akan menjadikan rakyat begitu percaya kepada konspirasi bahwa pemerintahan yang baru adalah pelindung dan pahlawan dimata mereka.</li>
<li>Krisis ekonomi yang dibuat akan memberikan hak baru kepada konspirasi, yaitu hak pemilik modal dalam penentuan arah kekuasaan. Ini akan menjadi kekuasaan turunan.</li>
<li>Penyusupan ke dalam jantung Freemason Eropa agar bisa mengefektifkan dan mengefisienkannya. Pembentukan Bluemasonry akan bisa dijadikan alat bagi konspirasi untuk memuluskan tujuannya.</li>
<li>Konspirasi akan membakar semangat rakyat hingga ke tingkat histeria. Saat itu rakyat akan menghancurkan apa saja yang kita mau, termasuk hukum dan agama. Kita akan mudah menghapus nama Tuhan dan susila dari kehidupan.</li>
<li>Perang jalanan harus ditimbulkan untuk membuat massa panik. Konspirasi akan mengambil keuntungan dari situasi itu.</li>
<li>Konspirasi akan menciptakan diplomat-diplomatnya untuk berfungsi setelah perang usai. Mereka akan menjadi penasehat politik, ekonomi, dan keuangan bagi rezim baru dan juga di tingkat internasional. Dengan demikian, konspirasi bisa semakin menancapkan kukunya dari balik layar.</li>
<li>Monopoli kegiatan perekonomian raksasa dengan dukungan modal yang dimiliki konspirasi adalah syarat utama untuk menundukkan dunia, hingga tidak ada satu kekutan non-Yahudi pun yang bisa menandinginya. Dengan demikian, kita bisa bebas memainkan krisis suatu negeri.</li>
<li>Penguasaan kekayaan alam negeri-negeri non-Yahudi mutlak dilakukan.</li>
<li>Meletuskan perang dan memberinya—menjual—senjata yang paling mematikan akan mempercepat penguasaan suatu negeri, yang tinggal dihuni oleh fakir miskin.</li>
<li>Satu rezim terselubung akan muncul setelah konspirasi berhasil melaksanakan programnya.</li>
<li>Pemuda harus dikuasai dan menjadikan mereka sebagai budak-budak konspirasi dengan jalan penyebarluasan dekadensi moral dan paham yang menyesatkan.</li>
<li>Konspirasi akan menyalahgunakan undang-undang yang ada pada suatu negara hingga negara tersebut hancur karenanya</li>
</ol>
<p style="text-align:justify;">Sumber : <a href="http://valkyriedwin.blogspot.com/">http://valkyriedwin.blogspot.com/</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agusmasykur.net/2009/08/30/inilah-isi-protokol-zionis-versi-mayer-amshell-rothschild/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Marhaban yaa Ramadhan &#8230;</title>
		<link>http://agusmasykur.net/2009/08/21/marhaban-yaa-ramadhan/</link>
		<comments>http://agusmasykur.net/2009/08/21/marhaban-yaa-ramadhan/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 21 Aug 2009 03:27:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>amasykur</dc:creator>
				<category><![CDATA[Istinbat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agusmasykur.net/?p=254</guid>
		<description><![CDATA[Shahabat&#8230;. waktu begitu cepat berlalu, bulan demi bulan terus berjalan, dan akhirnya tak terasa sampailah kita diakhir ujung bulan Sya’ban dan &#8211; insya Allah – esok kita sudah masuk pada bulan Ramadhan 1430 H. Bulan diwajibkan berpuasa bagi orang-orang beriman sebagai tarbiyah untuk mengantarkan mereka ke derajat muttaqiin..
Puasa bermakna imsak atau menahan diri dari makan, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-172" title="Desert Landscape" src="http://agusmasykur.wordpress.com/files/2009/08/desert-landscape.jpg?w=150" alt="Desert Landscape" width="150" height="112" />Shahabat&#8230;. waktu begitu cepat berlalu, bulan demi bulan terus berjalan, dan akhirnya tak terasa sampailah kita diakhir ujung bulan Sya’ban dan &#8211; insya Allah – esok kita sudah masuk pada bulan Ramadhan 1430 H. Bulan diwajibkan berpuasa bagi orang-orang beriman sebagai tarbiyah untuk mengantarkan mereka ke derajat <em>muttaqiin.</em>.</p>
<p>Puasa bermakna imsak atau menahan diri dari makan, minum dan segala sesuatu yang membatalkannya dari waktu fajar sampai  tenggelam matahari. Esensi puasa bermakna pengendalian diri dari hal-hal yang merusak dan dari memperturutkan selera hawa nafsu. Dan di antara hikmah dari ibadah Ramadhan adalah adanya kebersamaan saat ifthor dan saat memulai puasa, kebersamaan dalam ibadah shalat Fardhu dan shalat Tarawih serta kebersamaan dalam aktifitas ibadah lainnya. Kebersamaan ini juga diharapkan terjadi pada penetapan awal Ramadhan dan Idul Fitri.</p>
<p><span id="more-254"></span>Kesiapan bersatu dalam hal yang prinsip adalah bentuk kematangan dalam beragama, sebagaimana kesiapan berbeda dalam cabang agama adalah bentuk toleransi dan kedewasaan dalam beragama.  Bulan Ramadhan datang pada saat umat muslim membutuhkan kekuatan iman dan ruhiyah untuk menghadapi kondisi sulit dan berat dalam kehidupan mereka.  Dan dengan datangnya bulan Ramadhan, Allah SWT.  memberikan tambahan energi kekuatan iman dan ruhiyah, sehingga posisi mereka meningkat naik jauh melebihi permasalahan yang dihadapinya. Maka dalam suasana keimanan dan ruhiyah yang kuat, umat muslim dapat sukses mengatasi segala permasalahan hidupnya.</p>
<p>Memasuki momentum Ramadhan yang sangat baik ini, umat muslim harusmempersiapkan diri dengan baik sehingga Visi Ramadhan dapat tercapai, yaitu terealisirnya ketaqwaan. Ketaqwaan yang sebenarnya diseluruh lapangan kehidupan.  Ketaqwaan di rumah, di masjid, di kantor, di sekolah dan kampus, di pasar, dan ketaqwaan dimana saja kita berada. Ketaqwaan inilah yang melahirkan keberkahan dari langit dan bumi, pembuka pintu rahmat Allah SWT dan jalan keluar dan solusi atas segala krisis multidimensional.</p>
<p><em> </em></p>
<p><em> “Jikalau Sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, Maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya” (QS Al-A’raaf 96).</em></p>
<p><em> </em></p>
<p>Pada saat yang sama, krisis inilah yang menimpa umat manusia, krisis keimanan dan ketaqwaan. Maka terjadilah krisis susulan, seperti ; pembunuhan atas manusia tanpa hak, pemerkosaan, perzinahan, seks bebas dan aborsi, penggunaan NARKOBA dan minuman keras, pencurian hutan dan perusakan alam, perampasan hak orang lain, KKN, penganiayaan dan kezhaliman serta pelanggaran lainnya.</p>
<p>Demikian juga musibah demi musibah tidak kunjung berhenti. Oleh karenanya penghentian atas krisis tersebut harus dimulai dari akar krisis dan akar permasalahannya.  Solusi atas krisis secara horizontal harus dimulai dengan mendidik manusia menjadi insan bertqwa sehingga mampu menahan diri dari pelanggaran-pelanggaran dan tunduk pada Allah dan hukum Islam. Dan solusi krisis secara vertikal dengan menegakkan Syari’ah Islam dalam masyarakat dan pemerintah sehingga mereka takut akan sanksi dan tidak melanggar larangan-Nya. Syari’ah Islam memberi rahmat bagi manusia, menjamin hak beragama, hak hidup, hak pemilikan harta, hak berfikir dan berpendapat, hak terpeliharanya kehormatan dan keturunan. Kesinilah langkah harus ditujukan, pikiran dicurahkan, gerakan reformasi diarahkan, segala tenaga dikerahkan.</p>
<p>Marilah kita mempersiapkan dan memasuki bulan Ramadhan dengan bekal yang maksimal, bekal ruhiyah, fikriyah dan jasadiyah. Persiapan ruhiyah dengan memperbanyak ibadah, seperti memperbanyak membaca Al-Qur’an saum sunnah, dzikir, do’a dll.  Persiapan fikriyah dengan mendalami ilmu yang terkait dengan ibadah Ramadhan. Dan persiapan jasadiyah dengan menjaga kesehatan, kebersihan rumah, masjid dan lingkungan. Menyiapkan harta yang halal untuk bekal ibadah Ramadhan.</p>
<p>Bulan Ramadhan adalah bulan yang terbaik (<em>sayyidusyuhur</em>), dan mengandung seluruh sebutan, nama dan makna yang baik, oleh karenanya umat muslim harus meningkatkan semua potensi kebaikannya di bulan Ramadhan. Bulan Ramadhan adalah bulan puasa (<em>Syahrus Siyam</em>), bulan ibadah (<em>Syahrul Ibadah</em>), bulan Al-Qur’an (<em>Syahrul Qur’an</em>), bulan ampunan dan kembali (<em>Syahrul Maghfirah wal Inabah</em>) bulan kepedulian dan solidaritas (<em>Syahrul Muwaasaah</em>), bulan pembinaan (<em>Syahrut Tarbiyah</em>), bulan jihad (<em>Syahrul Jihad</em>), bulan kesabaran (<em>Syahru Shabr</em>) bulan ketaqwaan (<em>Syahrut Taqwa</em>) dll.</p>
<p>Bulan Ramadhan sebagai bulan puasa (<em>Syahrus Siyam</em>), berarti umat muslim harus berpuasa dengan baik dan meningkatkan ibadah puasanya. Melaksanakan ibadah puasa (<em>shaum</em>) dengan hati yang ikhlas dan penuh pemahaman serta memperhatikan segala adab dan sunnah-sunnahnya. Para ulama berpendapat bahwa berpuasa memiliki tingkatan-tingkatan, maka puasa kita harus terus meningkat dari tahun-ketahun.</p>
<p>Bulan Ramadhan merupakan bulan ibadah (<em>Syahrul Ibadah</em>), bulan yang sangat kondusif untuk meningkatkan ibadah, pintu surga dibuka, pintu neraka ditutup dan syetan dibelenggu. Semua ibadah di bulan ini pahalanya dilipatgandakan.  Siangnya diisi dengan <em>siyam</em>, malamnya diisi dengan <em>qiyam </em>(sholat tarawih).  Dan diantara waktu siang dan malam diisi dengan tilawah, dzikir, do’a dan ibadah lainnya.  Puncak ibadah Ramadhan ketika memasuki 10 hari terakhir, orang beriman sangat dianjurkan untuk beri’tikaf di masjid. Bahkan Allah berikan salah satu malam, yaitu <em>Lailatul Qodar </em>(malam kemuliaan) lebih baik dari 1000 bulan. Rasulullah saw bersabda:</p>
<p><em> </em></p>
<p><em>&#8220;Sungguh, telah datang kepadamu bulan yang penuh berkah, dimana Allah mewajibkan kamu berpuasa, dibuka pintu-pintu syurga, ditutup pintu-pintu neraka, dibelenggu setan-setan. Di dalam Ramadhan terdapat malam yang nilainya lebih baik dari seribu bulan. Maka barangsiapa yang tak berhasil memperoleh kebaikan Ramadhan sungguh ia tidak akan mendapatkan itu buat selama-lamanya.&#8221; (Riwayat Ahmad, Nasaa&#8217;i dan Baihaqy).</em></p>
<p>Bulan Ramadhan adalah bulan diturunkannya Al-Qur’an (<em>Syahrul Qur’an</em>), umat muslim harus lebih bersungguh-sungguh lagi dalam berinteraksi dengan Al-Qur’an. Berinteraksi secara utuh, baik secara tilawah, hafalan, pemahaman, pengamalan dan mengajarkan. Menumbuhkan semangat mencintai Al-Qur’an dan ahlul Qur’an, mensosialisasikan Al-Qur’an di tengah keluarga muslim dan  masyarakat muslim serta menciptakan genarasi Al-Qur’an. Al-Qur’an diturunkan di bulan Ramadhan dan surat yang pertama turun adalah surat al-Alaq yang berisi perintah membaca. Maka jadikanlah Al-Qur’an sebagai pedoman hidup dan pengawal kebangkitan Islam Allah SWT. berfirman:</p>
<p><em> “Sesungguhnya Al Qur&#8217;an ini memberikan petunjuk kepada (jalan) yang lebih lurus dan memberi khabar gembira kepada orang-orang Mu&#8217;min yang mengerjakan amal saleh bahwa bagi mereka ada pahala yang besar” (QS Al-Israa’ 9)</em></p>
<p><em> </em></p>
<p>Bulan Ramadhan adalah bulan ampunan dan kembali (<em>Syahrul Maghfirah wal Inabah</em>), dimana pintu ampunan terbuka lebar dan bulan kembali pada Allah dan ajaran Islam. Suatu kesempatan tahunan yang teramat mahal jika disia-siakan untuk meraih ampunan Allah dan kesempatan untuk kembali kepada Allah.</p>
<p><em> </em></p>
<p><em>Dari Abu Hurairah ra, dari Nabi saw bersabda,” Siapa yang berpuasa Ramadhan dengan penuh keimanan dan perhitungan, diampuni dosanya yang telah lalu. Siapa yang shalat malam di Lailatul Qadr dengan penuh keimanan dan perhitungan, diampuni dosanya yang telah lalu” (Muttafaqun ‘alaihi) .</em></p>
<p><em> </em></p>
<p><em> “Jika awal malam Ramadhan datang, syetan dan jin jahat di belenggu, pintu neraka di tutup, tidak ada satu pintupun yang dibuka, pintu surga dibuka, tidak ada satupun pintu yang ditutup, dan setiap malam penyeru berkata, “ Wahai pencari kebaikan datanglah, wahai pencari keburukan, berhentilah dan Allah memerdekakan dari api neraka, dan itu setiap malam” (HR at-Tirmidzi, Ibnu Majah, Al-Hakim dll).</em></p>
<p>Bulan Ramadhan adalah bulan kepedulian dan solidaritas (<em>Syahrul Muawaasaah</em>), umat muslim harus meningkatkan kepedulian dan solidaritas di bulan Ramadhan terhadap saudaranya yang kurang beruntung dari segi ekonomi dan sosial, yang terkena musibah dan yang sedang berjihad. Lebih khusus lagi, kepedulian dan solidaritas terhadap para mujahidin, para korban perang, anak-anak yatim, ibu-ibu janda, orang tua dan semua yang terzhalimi di Palestina.</p>
<p>Di bulan ini Rasulullah saw mencontohkan dan menganjurkan orang-orang beriman untuk memperbanyak infak, lebih khusus lagi memberi makan orang-orang yang berpuasa.</p>
<p><em> </em></p>
<p><em>Dari Ibnu Abbas ra berkata, Rasulullah saw, adalah orang yang paling pemurah, dan lebih pemurah lagi di bulan Ramadhan ketika bertemu Jibril, beliau bertemu setiap malam bulan Ramdadhan membimbing bacaan Al-Qur’an Rasul saw. Dan Rasulullah adalah orang yang sangat pemurah dalam kebaikan lebih dari angin yang berhembus” (HR Bukhari)</em></p>
<p><em> </em></p>
<p><em> “Siapa yang memberi makan orang yang berpuasa, maka seperti pahala orang yang berpuasa, dengan tanpa dikurangi pahala dari orang yang berpuasa tersebut sedikitpun” (HR Ahmad, At-Tirmidzi, Ibnu Majah dan Al-Baihaqi)</em></p>
<p>Dan bulan Ramdhan ditutup dengan kewajiban membayar shodaqoh atau zakat Fitrah. Semua itu merupakan bentuk kepedualian sosial dalam Islam kepada kaum fakir dan miskin, apalagi kebutuhan untuk belanja pada bulan Ramadhan dan menjelang Idul Fitri biasanya meningkat, maka solidaritas ini sangat dituntut dari para aghniya untuk berbagi dan membahagiakan kaum fakir dan miskin.</p>
<p>Bulan Ramadhan merupakan bulan tarbiyah (<em>Syahrut Tarbiyah</em>), kesempatan Ramadhan harus dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh seluruh orang-orang beriman, para da’i dan ulama untuk melakukan tarbiyah, dakwah dan gerakan reformasi (<em>harakatul ishlah</em>). Membuka pintu-pintu hidayah dan menebar kasih sayang bagi sesama.</p>
<p>Meningkatkan kepekaan untuk menolak kezhaliman dan kemaksiatan. Menyebarkan syiar Islam dan meramaikan masjid dengan aktifitas ta’lim, kajian kitab, diskusi, ceramah dll, sampai terwujud perubahan-perubahan yang esensial dan positif dalam berbagai bidang kehidupan. Ramadhan bukan bulan istirahat yang menyebabkan mesin-mesin kebaikan berhenti bekerja, tetapi momentum tahunan terbesar untuk segala jenis kebaikan, sehingga kebaikan itulah yang dominan atas keburukan. Dan dominasi kebaikan itu terus bertahan sampai bertemu Ramadhan kembali, bahkan meningkat secara kualitas dan kuantitas.</p>
<p>Di antara keistimewaan bulan Ramadhan yaitu, bulan Jihad (<em>Syahrul Jihad</em>), Jihad merupakan puncak ajaran Islam, rahasia kemulian dan kejayaan umat Islam. Sedangkan landasan jihad adalah keimanan yang kuat, kesucian dan kebersihan jiwa. Oleh karenannya semangat jihad tumbuh subur di bulan Ramadhan, dan ini adalah momentum yang sangat tepat untuk menumbuhkan ruhul jihad dalam tubuh umat Islam untuk membangkitkan kembali kemuliaan Islam dan umatnya.</p>
<p>Sejarah telah membuktikan bahwa bulan Ramadhan adalah bulan yang penuh dengan gerakan jihad. Parang Badar Al-Kubra, Fathu Makkah, Pembebasan Palestina oleh Shalahuddin Al-Ayyubi, Perang Ain Jalut yang dapat menaklukkan tentara Mongol, Penaklukkan Andalusia oleh pahlawan Tariq bin Ziyaad, Kemerdekaan Indonesia dll, semuanya terjadi pada bulan Ramadhan.</p>
<p>Esensi dan pesan Jihad dalam Islam adalah kehidupan, kemakmuran, pencerahan, penyatuan, pendidikan, pembangunan dan perubahan yang bermuara pada peningkatan kualitas kehidupan dan peradaban Islam yang menebarkan rahmat bagi alam semesta. Dan ciri khas dari bulan Ramadhan lainnya adalah bulan kesabaran (<em>Syahrus Shabr</em>), kesabaran dalam melaksanakan seluruh bentuk ketaatan dan kebaikan, kesabaran dalam meninggalkan kemaksiatan dan kesabaran dalam menjalani ujian. Kesabaran dalam berjamaah dan beramal jamai, kesabaran dalam berkeluarga, mendidik anak dan bermasyarakat, kesabaran dalam menghadapi fitnah, kesabaran dalam berukhuwah, kesabaran dalam memberi dan menerima nasehat.</p>
<p>Pembelajaran kesabaran itu berawal dari puasa, kemudian terus meningkat sampai pada kesabaran dalam jihad, maka sampailah pada predikat muttaqin sebagai buah dari seluruh rangkaian ibadah Ramdahan, dan inilah hakekat dari kesuksesan yang sejati. Allah berfirman:</p>
<p><em> </em></p>
<p><em>”Hai orang-orang yang beriman, bersabarlah kamu dan kuatkanlah kesabaranmu dan tetaplah bersiap siaga dan bertakwalah kepada Allah, supaya kamu beruntung” (QS Ali Imran 200).</em></p>
<p>Semoga Allah SWT menerima <em>shiyam </em>dan ibadah kita dan mudah-mudahan <em>tarhib </em>ini dapat membangkitkan semangat amal, dakwah dan jihad kita sekalian sehingga membuka peluang bagi terwujudnya Indonesia dan seluruh dunia Islam yang lebih baik, lebih aman, lebih adil dan lebih sejahtera dengan mendapat ridha Allah.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agusmasykur.net/2009/08/21/marhaban-yaa-ramadhan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bekal Menuju Akhirat</title>
		<link>http://agusmasykur.net/2009/07/03/bekal-menuju-akhirat/</link>
		<comments>http://agusmasykur.net/2009/07/03/bekal-menuju-akhirat/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 03 Jul 2009 01:15:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>amasykur</dc:creator>
				<category><![CDATA[Istinbat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agusmasykur.net/?p=163</guid>
		<description><![CDATA[Rasulullah saw pernah bersabda kepada Abu Dzar Al-Ghifari , “Wahai Abu Dzar, perbaharuilah perahumu, karena lautan itu sangat dalam; Carilah perbekalan yang lengkap, karena perjalanan itu sangat jauh; kurangilah beban, karena rintangan itu amatlah sulit diatasi; dan ikhlaslah dalam beramal, karena yang meilai baik dan buruk adalah dzat yang Maha Melihat.
Diserupakannya akhirat dengan lautan yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft size-full wp-image-130" title="rajawali2" src="http://agusmasykur.wordpress.com/files/2009/07/rajawali2.jpg" alt="rajawali2" width="127" height="71" />Rasulullah saw pernah bersabda kepada Abu Dzar Al-Ghifari , <span style="color: #ffcc99;"><em>“Wahai Abu Dzar, perbaharuilah perahumu, karena lautan itu sangat dalam; Carilah perbekalan yang lengkap, karena perjalanan itu sangat jauh; kurangilah beban, karena rintangan itu amatlah sulit diatasi; dan ikhlaslah dalam beramal, karena yang meilai baik dan buruk adalah dzat yang Maha Melihat.</em></span></p>
<p style="text-align: justify;">Diserupakannya akhirat dengan lautan yang dalam, perjalanan yang jauh, dan rintangan yang sangat sulit untuk diatas, karena banyaknya kesulitan dan rintangan yang mesti dilewati untuk bisa sampai kepada kebahagiaan akhirat.</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-163"></span>Abu Sulaiman ad-Darani berkata : <em>“Beruntunglah orang yang dalam hidupnya benar-benar hanya mengharap ridho Allah.” </em></p>
<p>Ucapan Ad-Darani ini mengacu pada sabda Nabi saw yang ditujukan kepada Muadz ra : <em>“Ikhlaskan niat, niscaya engkau akan menerima balasan amalmu meskipun amalmu itu sedikit.”</em></p>
<p>Seorang penyair berkata :</p>
<p align="center"><span style="color: #ff9900;">Manusia wajib bertaubat</span></p>
<p align="center"><span style="color: #ff9900;">namun meninggalkan dosa itu lebih wajib lagi</span></p>
<p align="center"><span style="color: #ff9900;">Sabar dalam menghadapi musibah itu sulit</span></p>
<p align="center"><span style="color: #ff9900;">namun hilangnya pahala sabar itu lebih sulit lagi</span></p>
<p align="center"><span style="color: #ff9900;">Perubahan zaman itu memang sesuatu yang aneh</span></p>
<p align="center"><span style="color: #ff9900;">namun kelalaian manusia lebih aneh lagi</span></p>
<p align="center"><span style="color: #ff9900;">Peristiwa yang akan datang terkadang terasa dekat</span></p>
<p align="center"><span style="color: #ff9900;">namun kematian itu lebih dekat lagi</span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agusmasykur.net/2009/07/03/bekal-menuju-akhirat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

